Arsip ‘prinsip-prinsip seni rupa’ Tag

ADA APA DENGAN SENI?


Dalam tiap hari, tiap waktu, manusia tidak dapat atau hampir selalu berdekatan dengan seni. Tapi tidak sedikit yang paham tentang seni. Kalo ditanya : “Apa yang dimaksud seni itu?” Jawabnya adalah seni lukis, reog, tarian, musik, dan masih banyak lagi. Ini sungguh tidak tepat. Sebenarnya, apa pengertian seni itu?

Secara umum, seni dapat diartikan sebagai semua hasil karya manusia yang bersifat indah, diciptakan melalui proses yang luar biasa, dan dapat menyenangkan hati serta perasaan seseorang karena keindahan dan kehalusannya.

Pendapat Plato, seni adalah hasil tiruan dari alam yang bersifat indah.

Menurut Aristoteles, seni adalah hasil tiruan dari alam, oleh karena itu seni harus indah, baik dan sempurna.

Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara, seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya yang bersifat indah hingga dapat menggerakkan jiwa manusia lainnya.

Menurut Erich Kahler, seni adalah suatu kegiatan manusia yang menjelajahi, menciptakan realitas dengan simbol atau kiasan tentang keutuhan dunia kecil yang mencerminkan dunia besar.

Cabang-Cabang Seni

Di dunia ini seni dapat dibagi menjadi 5, yaitu :

1. Seni Visual ( visual art )

Contoh : lukisan, gambar, hiasan dinding, patung, ukiran, bangunan,  taman,

dekorasi, dan sebagainya.

2. Seni Audio ( audio art )

Contoh : musik, lagu/nyanyian, qiroati, dll.

3. Seni Gerak

Contoh : tarian, senam, sendratari, dance, ballet.

4. Seni Sastra

Contoh : novel, cerpen, pantun, puisi, gurindam, talibun, bidal, karmina, dsb.

5. Seni Teater

Contoh : drama, wayang orang, kethoprak, lenong, ludruk, sintren, dsb.

Seni Visual ( Visual art )

yaitu semua hasil karya seni yang dapat dinikmati keindahannya melalui indra penglihatan. Dalam kehidupan sehari-hari seni visual juga disebut seni rupa.

Cabang-cabang Seni Rupa

a. Menurut Bentuk / Wujudnya:

1. Seni Rupa Dwimatra ( dua dimensional ), yaitu karya seni rupa yang hanya

dapat dilihat dari satu arah pandang (depan saja). Dengan kata lain

memiliki ukuran panjang dan lebar saja.

Contoh : Lukisan, gambar, hiasan dinding, dsb.

2. Seni Rupa Trimatra ( tiga dimensional)

yaitu karya seni rupa yang dapat dinikmati / dilihat dari berbagai arah

pandang. Dengan demikian memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi.

Contoh : patung, bangunan, monumen, taman, dsb.

b. Menurut Fungsinya

1. Seni Rupa Murni ( Pure Art ), yaitu karya seni rupa yang hanya dinikmati

keindahannya saja.

Contoh : lukisan, patung, seni grafis, seni keramik.

2. Seni Rupa Terapan ( Appliet Art ), yaitu karya seni rupa yang lebih

mempertimbangkan aspek fungsi atau kegunaan selain juga nilai

keindahannya.

Contoh : meja ukir, almari ukir, kursi rotan, vas bunga, permadani,

desain mobil, rumah, dsb.

Untuk dapat menciptakan sebuah karya seni yang bagus menurut pertimbangan esthetika, maka harus mempertimbangkan unsur-unsur seni rupa dan prinsip-prinsip seni rupa sebagai berikut:

Unsur-unsur Seni Rupa

- titik / point

- garis / line

- bidang / shape

- gelap terang / value

- warna / colour

- nilai raba atau sifat permukaan benda / textur.

Prinsip-prinsip Seni Rupa

* keutuhan / unity

* keselarasan / harmony

* keseimbangan / balance

* dominasi / point of interest

Sifat-sifat Dasar Seni

1. kreatif

2. individual

3. abadi

4. universal

5. ekspresi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.